Minggu, Maret 23, 2008

LEARNING BY DOING !

Tiga hari belakangan ini aku dan istriku punya kegiatan tambahan yang bersifat dadakan . Kalau di bilang 100 % dadakan juga ngak bener bener amat karena apa yang kami lakukan 3 hari kemaren telah lama kami persiapkan materi dan keinginannya.
Trus kami sebut dadakan karena hal ini belum pernah kami lakukan sebelumnya dan hanya akan berjalan selama 3 hari aja !

Aku dan istriku mencoba memanfatkan momen odalan di pura sebelah rumah untuk belajar membuka usaha Jual Soto Ayam . Kebetulan odalan ini berlangsung dari tanggal 21 maret sampai dengan tanggal 24 maret , jadi kami berdua menjajal kemampuan kami selama tiga hari tersebut ( dari 21 s/d 23 aja ).

Menarik !
Itu komentar yang keluar dari pikiranku , ternyata istriku tercinta sangat enjoy sekali melakoni hal tersebut , dari yang mulai masak , mempersiapkan bahan minuman dan lain sebagainya , sedangkan perananku adalah mempersiapkan segala sesuatu yang bersifat teknis , seperti meja , kursi , piring , lampu penerangan , plank promosi dll.

Hari pertama uji coba memang tidak begitu menjanjikan , karena cuaca hujan terus menerus dari sore sampai malam , jadi orang yang datang ke pura tidak punya keinginan untuk mampir mampir lagi, setelah sembahyang trus pulang , tapi ada aja beberapa orang yang nyangkut trus mencoba soto ayam racikan istriku , komentar mereka bahwa sotonya enak , dan minuman teh hangat racikanku juga pas rasanya .
Ehhmm , sebagai seorang yang amatir bangga juga dipuji pada saat perdana seperti ini.

Sampai dengan hari terakhir ( tgl 23 maret ) banyak komentar komentar dari mereka yang belanja yang bersifat positif mendorong kami untuk serius lagi.
Satu hal yang ingin aku bagi di sni adalah bahwa terkadang hambatan terbesar dalam berusaha adalah diri kita sendiri !
Orang bilang mau usaha tak punya modal lah , ngak bisa lah , dan lain lain lah ….
Tapi setelah aku rasakan dan kerjakan senduiri maka aku berkesimpulan bahwa diri kita adalah hambatannya yang terbesar !
Bagaimana kita bisa melawan rasa gengsi kita untuk melayani orang / pelanggan secara tulus , terlebih lagi orang yang kita layani adalah saudara kita , teman kita , bawahan kita , atau bahkan pacar kita sendiri ??

Siapkah kita mengatasi perasaan itu ?
Ternyata keyakinan yang mengatakan jika ada keinginan maka akan terbuka jalan adalah benar adanya , aku dan istriku membuktikannya , dan aku harap generasi muda , generasi muda Bali khususnya mau membuka mata sedikit untuk mulai memikirkan masa depan itu tidak hanya ada di dalam gedung – gedung perusahaan benar nasional atau di dalalm kantor pemerintahan saja tapi banyak sekali kesempatan yang terbuka jika kita mau sedikit berkeringat !

Semoga ulasan saya kali ini bias bermanfaat dan memberikan pandangan baru terhadap pemahaman generasi muda kita untuk berani melangkah tidak tergantung pada orang lain !
Sukses untuk kita semua !

Rabu, Maret 19, 2008

Pertemuan yang menjanjikan....

Sempat binung juga nih , proyek udah mau selesai , kok belum ada tanda-tanda bakalan ada pekerjaan lain lagi yah...??

Mengharapkan dari proyek pemerintah kayaknya belum ada gambaran pasti nih , pada sibuk proses perencanaan dan pelelangan ... lagian kalo dipaksain ngambil proyek pemerintah kayaknya seperti gali kuburan sendiri deh :-)
Soalnya persaingan begitu ketatnya sesama kontraktor, harga jadi hancur-hancuran dech ... hick !

Eh...tiba -tiba saodara ipar nelpon ( pas malem tuh..., biasanya kalo telpon malem gini kalo ngak ada berita kematian pasti ada yang dimarahi .... soalnya aku merasa udah lama ngak jenguk mertua di kampung , habis waktuku untuk target - target ku ).
Ternyata dia nelpon tawari proyek.... cihuy....!

Akhirnya hari ini aku dan sodara ipar pun berangkat ke BRI , buat lobi tuh proyek . Ketemu ama Pak Usdek Sihombing, setelah bincang - bincang sejenak , sana sini tentang apa yang akan dikerjakan kemudian, akhirnya beliau nawari untuk tinjau liokasi selasa depan !

Jika dari apa yang dibicarakan , kayaknya nih , menjanjikan juga proyek ini.
Tinggal persiapkan diri untuk presentasi hari selasa depan aja !
Mudah-mudahan bisa goal, lumayan buat tambah - tambah relasi dan pengalaman.

Selasa, Maret 11, 2008

Biaya biaya lagi…..Pusing !

Rasanya bingung juga menyiasati membengkaknya tagihan bulanan kali ini dan beberapa bulan terakhir. Baik itu tagihan listrik, telpon dan mungkin juga PDAM.

Sebenarnya aku udah berupaya untuk melakukan penghematan, baik yang berhubungan dengan PLN ataupun telpon.
Jangan bilang deh yang namanya mematikan lampu jika tidak digunakan, itu sudah merupakan kegiatan wajib dalam keluargaku, termasuk menggunakan alat-alat elektronik seperlunya, ya seperti TV, setrika, radio/entertaiment dan lainnya. Bahkan menggalakkan penggunaan lampu hemat energi yang notabene harga belinya jauh lebih mahal daripada lampu biasa juga telah aku lakukan.

Tetapi yang namanya tagihan listrik kok ngak begitu ngaruh ya ??
Musti gimana lagi buat berhemat energi ?

Dijaman dimana listrik itu sangat diperlukan oleh kehidupan manusia seperti sekarang ini, kok rasanya untuk tidak menggunakan listrik sama sekali merupakan tindakan yang sangat tidak masuk akal.Apakah seharusnya listrik itu yang mustinya dibuat murah, sehingga kita (masyarakat) bisa menggunakannya dengan leluasa ?
Tetapi pertanyaan berikutnya apa mungkin ??

Wah ketinggian ngomongnya, yang penting sekarang ada ngak temen-temen yang punya solusi terhadap tagihan-tagihan saya yang membengkak ini ?

Ehhmm…setelah merenung sesaat, apakah income kita yang musti ditingkatkan, sehingga bisa bebas pake energi dan bebeas bayar tagihan ?
Tapi…?

Bagaimana dengan ide menghemat energi secara global ? kan jadi ngak nyambung…
Wuih tambah bingung !
Bayar listrik ama telpon dulua ah ntar keburu siang trus ngantrenya lama lagi :-)

Yang Anda Cari ADA DI SINI ?

TAHUKAH ANDA ?!

This Day in History

Quote of the Day