Senin, Desember 31, 2007

HEMAT ENERGI DARI SEKARANG ! ( Bag . O1 )

Okay … seperti janji saya kemaren dulu tentang tulisan yang berisi tips sederhana untuk menghemat energi mulai hari ini akan saya posting secara bertahap . Tulisan ini saya rangkum dari tabloid RUMAH edisi 126 . V / 18 Desember 2007 – 07 Januari 2007. Tulisan ini bersifat melengkapi atas tulisan yang pernah saya posting beberapa minggu yang lalu.

Seperti yang kita pahami bersama , pembangkit listrik di negara kita ( Indonesia ) sebagian besar ( atau semuanya ? saya kurang tahu ) masih mempergunakan bahan bakar fosil / BBM , jadi semakin banyak kita bisa menghemat konsumsi pemakaian energi maka semakin sedikit pula bahan bakar fosil / BBM yang dipergunakan untuk membangkitkan energi .
Maka semakin sedikit pula pencemaran akibat pemakaian BBM oleh pihak PLN yang terjadi .

Hal – hal yang bisa kita lakukan adalah pertama berlaku untuk satu unit keluarga kita dan yang kedua lebih bersifat pribadi menyangkut kebiasaan atau kedisiplinan setiap member keluarga yang ada.

TINDAKAN YANG BERLAKU UMUM .
  1. Gunakan lampu yang hemat energi . Di pasaran beredar 2 jenis lampu berdasarkan bahan dasarnya , yaitu lampu incandescent dan lampu fluorescent. Lampu incandescent adalah lampu yang menggunakan kawat pijar , sedangkan lampu fluorescent adalah lampu yang bagian dalamnya menggunakan lapisan berpendar fluor . Salah satu komponen penghemat listrik pada lampu ini adalah electronic ballast. Jadi komponen ini pada lampu fluorescent bisa menghemat energi sampai 75 % atau dengan kata lain lampu yang menggunakan daya 18 watt menghasilkan kekuatan cahaya yang sama dengan lampu incandescent 100 watt. Memang harga lampu hemat energi ini tergolong mahal . Namun , jika kita berhitung dalam jangka panjang , akan lebih banyak lagi uang yang akan dihemat , karena disamping pemakaian energi yang lebih sedikit , daya tahan ( umur pakai ) lampu hemat energi ini juga lebih panjang 10 kali lipat dibandingkan lampu pijar biasa.
  2. Aturlah penempatan lampu , agar memberikan pencahayaan yang maksimal . Karena jika penempatan lampu kita direncanakan dengan baik maka untuk satu ruangan yang sama kita akan memerlukan lampu yang lebih sedikit.
  3. Gunakan warna interior yang bersifat memantulkan cahaya , atau dengan kata lain gunakan warna – warna terang untuk interior rumah anda seperti penggunaan warna – warna muda untuk dinding di rumah anda.
  4. Manfaatkan energi yang terbuang untuk keperluan kita. Prinsipnya adalah mendaur ulang kembali, contohnya adalah memanfaatkan panas yang dikeluarkan oleh kompresor AC ( yang ada di unit outdoor ) untuk keperluan air panas. Panas yang dihasilkan , dialirkan ke tabung melalui sebuah pipa yang diisi refrigeran. Kemudian air dingin ( air PDAM atau sumur ) dialirkan ke tabung ini , air di dalam tabung pun menjadi panas dan siap dialirkan untuk digunakan. Tabungnya sendiri didesain berbentuk seperti termos sehingga bila AC tidak dihidupkan maka air yang tertampung masih tetap panas . Ada juga satu cara kreatif yang pernah diulas di tabloid RUMAH edisi terdahulu ( saya lupa edisi berapa karena udah cukup lama ) , yaitu memanfaatkan putaran kipas pendingin unit outdoor AC sebagai exsoustfan area kamar mandi. Jadi dengan penempatan unit outdoor sedemikian rupa maka hembusan angin yang dihasilkan mengarah / diarahkan ke area kamar mandi.
  5. Gunakan AC sesuai dengan luas ruangan anda . Jika kita tidak paham betul harga AC ¾ pk dengan AC 1 pk bisa saja tidak akan berbeda jauh atau jika kita memilih merk secara acak bisa jadi harga AC tersebut sama antara yang ¾ pk dan 1 pk . Maka kita akan berpikir untuk ambil yang 1 pk khan ? , tapi tanpa kita sadari penggunaan energi unit AC 1 pk akan terpaut cukup jauh dengan yang ¾ pk . Untuk menghitung keperluan yang pas ada cara sederhana sebagai berikut :
    Misal ruangan anda berukuran 3 x 4 m
    Diketahui 1 pk ( paard kracht ) = 9000 Btu ( British thermal unit )
    Keperluan AC anda adalah = ( luas ruangan ) x 0,04 x 10.000
    = 12 x 0,04 x 10.000
    = 5.328 Btu
    Maka keperluan AC anda cukup menggunakan yang ¾ pk saja , karena ¾ x 9.000 = 6.750 , jadi jangan tergiur membeli yang 1 pk . Mudah bukan ? ;-)
  6. Sebenarnya satu hal yang sangat penting untuk mendukung upaya kita menghemat listrik adalah dimulai dari kualitas instalasi listriknya sendiri , oleh karena itu saya sangat menganjurkan gunakanlah tenaga instalasi yang baik dan berpengalaman dan gunakan juga material yang bermutu setidaknya gunakan material yang telah lulus Standard Nasional ( SNI ). Nah untuk yang satu ini , jika anda berdomisili di Bali maka saya pribadi bisa membantu anda … ;-) ndak apa – apa khan promosi dikit … silahkan email di : kusuma_bali@telkom.net

Untuk bagian pertama ini saya rasa cukup sekian dulu , untuk bagian berikutnya akan saya posting di lain hari , segera ! tunggu aja ya ….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda, mungkin bisa menjadi bahan diskusi yang bermanfaat. Terima Kasih :-)

Yang Anda Cari ADA DI SINI ?

TAHUKAH ANDA ?!

This Day in History

Quote of the Day