Sabtu, September 06, 2008

KRISIS , INDONESIA KOLAPS !

Ngak habis pikir rasanya melihat apa yang terjadi di negeri ini ya ?
Kalau aku dan kawan – kawan sepermainan sepakat bahwa kondisi sekarang ini semakin bertambah buruk dibanding kondisi sebelumnya.
Geliat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya sangat buruk atau semakin susah.

Salah satu contoh , aku yang bekerja di sektor perumahan dan sejenisnya selalu akan bersinggungan dengan urusan permohonan listrik baru bagi konsumen yang membeli rumah tsb.
Tapi belakangan ini PLN diguncang isu krisis listrik, sehingga untuk permohonan pasang baru tidak ada lagi kecuali untuk daya 10.600 VA ??

Kalau ukuran rumah tipe 100 m2 dengan daya 10.600 VA apa nyambung dengan permasalahan krisis energi ?
Alasan PLN macam – macam lah dari yang ngak ada material , anggaran tidak mencukupi dan lain sebagainya.

Jika material ngak ada , konsumen belikan ngak boleh . Aneh khan ?
Material yang mereka gunakan adalah produksi luar negeri , jadi jika ada keterlambatan pemesan maupun pengiriman akan berpengaruh terhadap pelayanan masyarakat.
Anehnya masak kita ngak bisa bikin material yang diperlukan itu secara mandiri ?
Masak meteran pengukur penggunaan listrik mesti beli dari luar negeri ?
Belum lagi buruknya kinerja PLN menuai sorotan dari berbagai pihak karena selalu melaporkan rugi.

Kalau melihat situasi PLN Denpasar rasanya lebih baik tutup aja, jika memang tidak sanggup meyediakan listrik bagi masyarakat !
Jangan kesannya masyarakat diberikan mimpi dan janji kosong . Mengamprah diterima , tapi pas ijin pemasangan telah siap , konsumen ndak dikasi bayar , alias sama aja ngak dapet listrik !

Apakah ini cerminan dari kondisi negara kita, saya takut jika ini memang adalah cerminan kecil dari kondisi Indonesia saat ini , bahwa kita mau kolaps !
Jika tidak ada perubahan yang berarti atau radikal , kehancuran Indonesia tinggal menunggu waktu saja .

Mudah – mudahan tidak , tapi apalah artinya keluh kesah saya maupun rakyat yang lainnya jika para pemimpinnya masih tidak mau peduli . Apa yang kita suarakan seperti sebutir pasir di tengah lautan .
Maaf jika pernyataan – pernyataan saya penuh tanda tanya , karena sebenarnya pemilik negeri ( rakyat ) ini masih bertanya kemana kita akan Berlabuh ?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda, mungkin bisa menjadi bahan diskusi yang bermanfaat. Terima Kasih :-)

Yang Anda Cari ADA DI SINI ?

TAHUKAH ANDA ?!

This Day in History

Quote of the Day